admin / August 10, 2020

5 Bahaya Berjudi Dan Penjelasan Tentang Hukum Judi Online Menurut Islam

202.95.10.87 – Hukum judi online menurut islam sudah banyak dijelaskan dalam beberapa ayat dalam Alqur’an yang menyatakan berjudi itu adalah perbuatan setan dan segala perbuatan setan dalam islam itu sudah pasti ditentang atau dilarang.

Ada sebuah sabda dari Rosulullah yang menjelaskan bahwa barang siapa yang hendak berjudi maka hendaklah bersedekah atau shadaqah dan mengucap lafadz La illaha illa Allah yang mana harus bersumpah demi Latta dan Uzza. Hal ini yang berarti bahwa bersedekah lebih baik daripada berbuat judi walaupun dalam keadaan miskin sekalipun, karena judi sama saja dengan menyembah berhala dan sedangkan semiskin apapun kita namun tetap melakukan sedekah maka janji Allah kita tidak akan lebih miskin.

Berjudi pada dasarnya hanya kesenangan sesaat dan membahayakan mental maupun sikap kita, dalam berjudi kita selalu berpikir antara menang atau kalah, kita selalu gelisah akan hal itu dan membuat kita lupa waktu, lupa shalat, lupa berbuat baik. Maka itulah alasan kenapa judi itu berbahaya dan sesuatu perbuatan yang dilarang.

Semua bentuk judi apapun itu adalah dilarang dan judi dianggap sebagai perbuatan musrik yang sangat dibenci oleh islam. Banyaknya ayat dan dalil tentang larangan berjudi bertujuan untuk menghindarkan kita dari perbuatan judi namun banyak sekali sebagai seorang muslim yang tidak pernah membacanya maka dari situlah banyak yang tidak mengetahui hukumnya judi bagi seorang muslim. Meski sudah banyak yang menerangkan judi itu dilarang namun masih selalu terjadi perjudian 202.95.10.87 dijaman sekarang dan semakin tidak bisa di hentikan, kita harus sadar bahwasanya judi hanya merugikan tidak selalu menguntungkan dan harta yang dihasilkan dari judi ialah haram maka tidak akan berkah baik digunakan dalam bentuk apapun dan untuk apapun.

5 Bahaya Berjudi 

  1. Membuat kita lupa dengan Allah : hal ini menjelaskan tentang judi yang jika terus dilakukan maka kita akan lupa dengan Allah, dalam islam mengapa dilarang karena judi termasuk perbuatan setan yang dimana setan suka terhadap manusia yang mudah diganggu dan menjadikan manusia budak setan bukan lagi budak Allah, sehingga oleh setan kita dibuat benar – benar hanya memikirkan judi dan menang tanpa pernah mengingat Alllah
  2. Membuat kita meninggalkan Shalat : kewajiban sebagai seorang muslim yang beragam islam tentu adalah menunaikan ibadah shalat 5 waktu yang sudah ditentukan waktunya oleh Allah, namun dengan kita sibuk berjudi tentu jangankan shalat dengan Allah saja kita bisa lupa, apalagi shalat yang hanya membutuhkan waktu 5 menit jelas akan lebih di sepelekan terlebih dengan dzkir, dan sodaqoh sudah pasti akan dilupakan dengan fikiran yang mencari harta dan harta.
  3. Membuat manusia menjadi pengikut setan : judi termasuk perbuatan yang musrik, musrik adalah perbuatan setan, setan sangat dibenci dala islam. Maka bagaimana bisa kita malah menjadi pengikutnya? Setan lebih mengajak kita dengan memanfaatkan lemahnya iman kita, memanjakan kita dengan apa yang kita inginkan dengan sifat manusia yang tidak pernah merasa cukup, sehingga setan mengajak kita untuk berbuat dosa dan maksiat seperti melakukan perbuatan judi demi berharap sesuatu atau rezeki yang banyak, padahal rezeki tersebut bukan dari Allah melainkan setan dan kita seketika menjadi budaknya. Maka sungguh siksa Allah sangatlah pedih.
  4. Membuat kita menjadi seorang yang pemalas : Sifat malas itu juga dibenci oleh Allah, barangsiapa yang ingin sukses dijalan Allah maka hendaklah bekerja kers, berusaha, dan berdoa. Bukan dengan mngandalkan judi dalam sekejap mendaptakan harta berlimpah sehingga menjadi kita malas untuk bekerja yang halal dan menghasilkan rezeki dari Allah yang ridha.
  5. Rugi dunia dan akhirat : perbuatan yang dilarang tentu memiliki alasan dan memiliki akibat bila dilanggar, hukuman bagi seorang yang bermain judi akan mendapatkan dosa karena telah melanggar syariat larangan dalam islam, judi membuat kita menjadi miskin karena pada dasarnya harta yang dihasilkan dari judi itu tidak akan kekal, didunia apabila kita hanya mencari harta maka manusia tidak akan selamat, karena harta hanyalah titipan, banyak harta dianjurkan untuk bersedekah yang tujuannnya untuk tabungan di akhirat. Namun apa jadinya jika sudah miskin di dunia lalu berbuat judi lalu kalah menang kalah menang terus menerus dan dilakukan terus? Tentu merugikan kita sebagai manusia di dunia, akan tetap miskin berapapun menangnya karena harta yang tidak berkah, lupa sedekah lupa berbagi kepada yang membutuhkan. Kita di dunia bukanlah apa apa jika tidak sembari mencari pahala untuk di akhirat, sudah miskin didunia miskinlah kita di akhirat, Allah tidak menjanjikan hal yang baik sedikitpun untuk pemain judi, maka jangan berharap di akhirat kelak diampuni dosanya sebelum bertaubat.

Demikian dari penjelasan diatas kesimpulannya yang dimaksut adalah agar kita tehindar dari perbuatan yang dilarang oleh islam sebagai orang muslim dan tetaplah berbuat baik dan mencari rezki halal yang senantiasa di ridhai oleh Allah Swt.

FILED UNDER : Agama , Bisnis , Hukum

Submit a Comment

Must be required * marked fields.

:*
:*